Bersih, Hemat, Bersahabat

Cara Membuat Deterjen Cuci Sendiri

Membuat sabun cuci pakaian (detergen) sendiri adalah eksperimen yang mudah sekaligus menyenangkan. Selain itu, ada beragam formula berbeda yang bisa Anda coba. Perlu diingat bahwa membuat sendiri detergen yang sama efektifnya dengan produk detergen komersial tidak benar-benar bisa dilakukan di rumah. Meskipun begitu, ada beragam sabun cuci yang bisa Anda buat di rumah, misalnya detergen dari lerak, detergen bubuk berbasis sabun, dan detergen cair berbasis sabun.

Bahan-Bahan

Detergen Cair dari Lerak
  • 20 buah lerak
  • 6 cangkir (1,5 liter) air

Detergen Bubuk Berbasis Sabun

  • 280 gram sabun batang
  • 660 gram soda abu
  • 2 cangkir (sekitar 800 gram) boraks
  • 30 tetes minyak esensial

Detergen Cair Berbasis Sabun

  • ½ cangkir (200 gram) boraks
  • ½ cangkir (100 gram) soda abu
  • ½ cangkir (100 ml) sabun cair
  • 4 cangkir (950 ml) air mendidih
  • 10 cangkir (2,5 liter) air dingin

Membuat Detergen Cair dengan Lerak:

1. Campurkan lerak dan air. Masukkan lerak ke dalam panci besar. Tuang air ke atas lerak, kemudian tutup. Nyalakan api sedang dan didihkan larutan lerak.

  • Lerak adalah buah dari tanaman semak Sapindus yang berasal dari India dan Nepal. Di Indonesia, lerak lazim digunakan sebagai sabun cuci kain batik.
  • Cangkang lerak mengandung surfaktan saponin alami. Dengan demikian, lerak merupakan alternatif detergen komersial yang lebih biodegradabel.
  • Lerak bisa diperoleh di toko bahan alami, pasar tradisional, serta toko daring

2. Didihkan larutan lerak selama 30 menit. 

Setelah larutan lerak mendidih, kecilkan api kompor dan biarkan terus mendidih selama setengah jam. Proses ini memungkinkan lerak melepaskan kandungan saponinnya ke dalam air.

3. Buka tutup panci dan lanjutkan merebus larutan lerak selama 30 menit. Setelah larutan lerak mendidih selama 30 menit, buka tutup panci dan biarkan terus mendidih selama setengah jam lagi. Selama lerak direbus, tekan perlahan cangkangnya dengan garpu untuk membantu melepaskan kandungan saponinnya. 

  • Selama larutan lerak direbus dengan panci terbuka, volume airnya akan menyusut sehingga detergen yang dihasilkan akan semakin pekat.

4. Saring dan dinginkan. Angkat panci dari kompor setelah larutan lerak mendidih dan menyusut volumenya. Letakkan saringan di atas mangkuk ukuran sedang dan tuang larutan lerak melalui saringan tersebut untuk mengangkat serpihan lerak. Sisihkan larutan sisanya hingga mencapai suhu ruang, atau sekitar 1 jam. Biarkan lerak di dalam saringan juga mendingin.

  • Volume air dan lerak dalam formula ini akan menghasilkan sekitar 900 ml detergen. 
5. Tuang detergen lerak ke dalam wadah yang mudah digunakan. Setelah suhunya dingin, pasangkan corong ke mulut botol plastik atau kaca. Tuang cairan detergen lerak ke dalam botol melalui corong tersebut. Setelah itu, lepaskan corong dari botol dan tutup rapat.
  • Sebaiknya, gunakan wadah bertutup kedap udara untuk membantu mempertahankan detergen lebih lama.

6. Simpan lerak. Setelah suhu lerak mendingin, pindahkan ke dalam kantong pembeku dan simpanlah dalam freezer. Lerak bisa digunakan ulang sekitar 3 kali, atau hingga saponin dalam cangkangnya habis.

7. Simpan detergen dalam lemari es. Detergen lerak akan rusak jika dibiarkan selama beberapa hari dalam suhu panas. Jadi, pastikan untuk menyimpannya dalam lemari es. Asalkan disimpan dalam kondisi dingin, detergen lerak bisa digunakan hingga paling lama 2 minggu. 

  • Agar detergen ini dapat digunakan lebih lama lagi, Anda boleh membekukannya dalam kotak es batu. Setelah detergen membeku, pindahkan ke dalam kantong pembeku untuk disimpan. 

8. Gunakan beberapa sendok detergen lerak setiap kali mencuci pakaian. Saat Anda harus mencuci pakaian, masukkan 2 sendok makan detergen lerak ke dalam mesin cuci. Anda boleh menggunakan detergen ini untuk mesin cuci biasa maupun mesin cuci efisiensi tinggi. Cucilah pakaian Anda dengan pengaturan seperti biasanya.

Baca juga 7 Tips memilih Deterjen

Leave a comment