Bersih, Hemat, Bersahabat

Gurihnya Bisnis Pewangi Parfum Laundry

 

Kian padatnya aktivitas masyarakat kota, terus mengerek kebutuhan jasa binatu atau laundry. Berbagai peluang usaha pun terkembang dari bisnis ini. Salah satunya, usaha penyediaan cairan pembersih, pewangi, dan pelicin pakaian.

Seperti produk yang ditawarkan oleh SPR45. Sejak 2013, usaha yang didirikan oleh Ridha Indradewa (Edo) ini menawarkan chemical khusus laundry.

Produknya berupa deterjen, Parfum Laundry, softener, Pembersih Noda, Karbol, Hand Sanitizer, Hand Wash, Disinfectant dan bahan lain yang diperlukan dalam proses laundry.

Sejak pertama kali berdiri,  Brand SPR45 dibawah PT. Aldo Imaji Nasional  langsung menawarkan peluang menjadi Distributor dan keagenan. Kini, sudah ada 19 Distributor yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Ada beberapa syarat untuk dapat menjadi mitra SPR45. Salah satunya, memenuhi minimal order pemesanan.

Edo mengatakan, untuk level distributor, mitra harus membeli produk minimal senilai Rp 20 juta. “Kalau wilayah luar jawa minimal Rp 40 juta,” jelasnya.

Sementara, untuk level agen, Edo mematok modal awal yang lebih rendah. Minimal agen membeli produk senilai Rp 3 juta-Rp 5 juta di awal.

Besarnya modal ini ditentukan jarak lokasi agen dengan distributor terdekat.

Distributor dan agen sama-sama memiliki hak untuk menjual produk-produk chemical laundry. Bedanya distributor juga berhak merekrut agen.

Harga jual produk chemical laundry Seperti Parfum dan Pembersih Noda berkisar Rp 50.000 hingga Rp 225.000 per lima liter.

“Kalau parfum itu kisaran Rp 180.000, sedangkan detergen itu berkisar Rp 30.000-Rp 55.000,” ujar Edo.

Seluruh keuntungan dari penjualan produk berhak menjadi milik mitra. Pusat tak memungut biaya kerjasama. Dengan demikian, targetnya mitra balik modal dalam waktu 6 bulan.

Kerjasama antara distributor dan agen tak diikat oleh jangka waktu tertentu.  Artinya, mitra dan pusat masih terikat kerjasama selama mitra masih memasok bahan baku dari pusat.

 

Demi penjualan yang bagus, Edo menyarankan agar mitra di level Distributor tetap memiliki kios sendiri. “Tapi perlu pula ditunjang dengan online dan kalau mau door to door juga bagus,” ujar Edo.

 

 

Leave a comment