Bersih, Hemat, Bersahabat

Peluang Usaha Bisnis Produk Laundry Ramah Lingkungan

Bisnis cuci pakaian atau laundry tetap menguntungkan meskipun hampir setiap tahun pemerintah dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menaikkan tarif dasar listrik (TDL). Pendapatan bisnis laundry secara nasional diklaim mencapai Rp700 miliar per bulan atau sekitar Rp15 triliun sepanjang 2021.



Ketua Umum Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) Apik Primadya berpendapat, selama manusia masih hidup, bisnis laundry akan tetap laku. Terbukti, setiap tahun omset bisnis laundry meningkat rata-rata 20-25 persen.

“Dulu awalnya hanya ada laundry untuk industri garmen, lalu berkembang ke laundry hotel, rumah sakit dan sekarang sudah banyak laundry komersial yang Rp6.000-7.000 per kilo,” kata Apik.


Dia mengatakan, pendapatan bisnis laundry meningkat seiring bertambahnya jumlah pelanggan. Pasar yang diincar pebisnis laundry, antara lain hotel, rumah sakit, garmen dan ritel.

“Di Jabodetabek saja ada 1000 hotel dengan 300 ribu kamar yang harus dibersihkan setiap hari. Kalau karyawan laundry demo pasti hotelnya tutup karena kamar tidak bisa dipakai,” ungkap dia.

Jika dulu pelanggan laundry untuk sektor perhotelan hanya terbatas di kota-kota besar, namun lima tahun terakhir bisnis perhotelan mulai merambah kota-kota kecil. Hal itu seiring dengan tumbuhnya ekonomi dan pariwisata di daerah.

“Dulu ada namanya hotel kelas melati, sekarang disebut hotel budget, seperti Grup Santika ada Amaris, kalau Grup Accor ada Ibis. Pertumbuhannya luar biasa,” sebut dia.



Di luar itu, ada ratusan hotel dan cottage di Bali dan Nusa Tenggara dengan total jumlah kamar mencapai 27 ribu unit. Sayang saat ini pemerintah setempat membatasi pendirian hotel di wilayah Bali bagian selatan.

Laundry untuk rumah sakit juga besar pasarnya, tapi harus jeli karena ada jenis kain yang kategori infected atau non-infected. Pemain di bisnis laundry rumah sakit harus tahu itu,” ujar dia.

Sementara itu, bisnis laundry industri garmen sudah meredup sejak lima tahun terakhir. Pasalnya, banyak garmen asal Tiongkok yang masuk ke Indonesia, sehingga industri garmen lokal menurunkan produksinya.

“Untuk laundry komersial yang Rp6.000-7.000 per kilo itu siapapun pasti bisa. Asalkan ada modal untuk beli mesin cuci. Biasanya dengan Rp60 juta sudah cukup untuk dua mesin cuci,” tutur dia.

Nah Sobat Laundry coba bayangkan begitu banyak Laundry hadir di seluruh indonesia dengan Pangsa Pasar yang demikian besar.

Setiap Laundry pasti membutuhkan chemical laundry seperti Deterjen, Parfum, Pemutih dan Pembersih Noda. Berapa banyak kebutuhan akan chemical laundry untuk seluruh indonesia. Jika anda tidak bisa memproduksinya tapi ingin terlibat di bisnis produk-produk atau chemical laundry, anda bisa bergabung dan mendaftar menjadi Distributor Produk Laundry SPR45. Mengapa harus mendaftar menjadi Distributor Produk-produk Laundry SPR45 ?.

1. Produk Ramah Lingkungan yang banyak dibutuhkan oleh Pengusaha Laundry rumahan, Pengusaha laundry hotel, Rumah sakit, Apartemen dan Rumah tangga.

2. Produk yang tidak merusak lingkungan, malah produk yang ikut menjaga lingkungan

3. Dibutuhkan banyak orang

4. Dibutuhkan banyak laundry

5. Kualitas yang bagus

6. Harga Terjangkau

7. Produk Lokal, buatan anak muda indonesia, lulusan Universitas Negeri (UGM)

8. Membantu berkontribusi memajukan produk lokal yang bagus

9. Membantu berkontribusi membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran di negara kita

10. Ikut serta menumbuhkan perekonomian daerah pada khususnya dan negara pada umumnya

Sudah ada 16 Distributor di kota-kota besar di seluruh Indonesia, yaitu :

1. Jakarta

2. Bandung

3. Medan

4. Banten

5. Surabaya

6. Semarang

7. Jogjakarta

8. Palu

9. Aceh

10. Kendari

11. Palembang

12. Bogor

13. Samarinda

14. Bali

15. Makasar

16. Manado

Kami masih membuka kesempatan kepada Sahabat semua yang berkeinginan untuk Menjadi Distributor dan ikut berkontribusi mendisitribusikan produk-produk terbaik ramah lingkungan ke kota-kota dan desa-desa di tempat anda.

Untuk Informasi lebih lanjut bisa menghubungi : Wahyu di no whatsapp : 0856-9270-9954 atau 0813-4260-8181 (Rahmat). Terima Kasih.

translation missing: id.blogs.comments.title